Selamat Datang

Kuucapkan terimakasih untuk teman teman yang mengiklhaskan sedikit waktunya untuk menengok karya poetra PETA....

Mentalitas Masyarakat Indonesia

Senin, 26 Desember 2011

Mentalitas yang di utek utek ini nanti berupa mentalitas pembangunan sebelum revolusi sobat,,,,,,,,,,


           Mentalitas pembanguann adalah lebih menilai tinggi ke arah masa depan, dengan demikian lebih bersifat hemat untuk memperhitungkan hidupya di masa depan, lebih menilai tinggi exsplorasi untuk mempertinngi kapasitas berinovasi, lebih menilai tinngi kea rah achievement dari karya, serta berusaha dengan kemampuan sendiri, percaya diri, berdisiplin murni, dan berani bertanggung jawab.
Sistem nilai budaya adalah tingkat yang paling abstrak dari adat. Sistem nilai budaya ini terdiri dari konsepsi konsepsi yang hidup dalam alam fikiran masyarakat mengenai hala hal yang harus mereka anggap amat bernilai dalam hidup. (Koentjaraningrat)
Sifat sifat kelemahan mentalitas Indonesia yang sudah ada sejak lama dalam sistem nilai budaya tradisional terdapat dalam sebuah negara Indonesia yang kaya akan hasil alamnya serta kaya akan kebudayaan ini. Di Indonesia sendiri terdapat dua golongan masyarakat yang menonjol yaitu masy`rakat desa dan masyarakat Kota. Akan tetapi meskipun terdapat dua golongan hanya masyarakat desalah yang dominan menonjol perbandingannya kurang lebih sekitar 84% masyarakat desa dan sisanya masyarakat Kota. Dari kedua golongan inilah terlihat perbedaan mentalitas pembangunan yang berbeda. Masyarakat desa mayoritas bekerja di sector pertanian dan mentalitas mereka merupakan mentalitas yang khas, atau bisa kita sebut dengan mentalitas petani. Sedangkan masyarakat kota bekerja sebagai buruh,pedagang, usahawan atau pegawai. Dalam masyarakat kota pekerjaan kelas buruh,pedagang, dan usahan masih lemah yang terkuat adalah pekerjaan kelas pegawai

     
      Dalam hal membahas kelemahan kelemahan mentalitas pembangunan kita perlu bedakan antara dua hal yaitu :

Pertama Konsepsi konsepsi, pandangan pandangan dan sikap mental terhadap lingkungan kita, yang sudah mengakar pada alam fikiran kita dan bersumber pada nilai nilai budaya kita sejak beberapa waktu lalu.
Kedua Konsepsi konsepsi, pandangan pandangan dan sikap mental terhadap lingkungan kita yang baru timbul sejak zaman revolusi dan tidak bersumber kepada nilai nilai budaya kita.
Kita fokuskan dulu kepada nomor*satu yaitu, menggunakan kerangka Kluckhohn mengenai masalah masalah pokok dalam hidup yang menjadi orientasi dari sitem nilai budaya kerangka tersebut berupa MH,MK,MW,MA,MM.

MH(Masalah mengenai hakekat hidup manusia) mentalitas petani Indonesia tidak bisa berspekulasi tentang hakekat dari hidup, dari karya dan hasil karya manusia. Pandangan mereka hakekat hidup adalah manusia bekerja keras untuk dapat makan. Adapun mentalitas priyayi (masyarakat perkotaan) menghubungkan hakekat karya dengan konsep amal. Yang artinya konsep amal dibayangkan dengan hasil karya yang mewujudkan kebahagiaandalam hidup ini. Kebahagiaan yang mereka maksud adalah, kekuasaan, kedudukan,lambang lambang lahiriyah dari kemakmuran. Jelas tergambarkan suatu hal yang tidak cocok dengan jiwa pembangunan karena konsep konsep tersebut tidak bersumber kepada suatu nilai nilai budayayang berorientasi hasil dari karya manusia itu sendiri ( tidak achievement oriented) tetapi hanya terhadap amal dari karya. Ibarat orang sekolah tidak mengejar apa yang di ajarkan akan tetapi hanya ijazahnya saja.

MW(Presepsi mausia mengenai waktu) mentalitas petani Indonesia mempunyai presepsi waktu yang terbatas, terlihat pada cara cara perhitungan tahap tahap aktivitas pertanian ditentukan dengan adat dan sebagian besar keputusan keputusan penting serta arah orientasi hidup petani ditentukan oleh masa kini. Sebaliknya mentalitas priyayi Jawa mempunyai presepsi waktu yang banyak di tentukan masa lampau. Mereka melebih lebihkan benda benda pusaka dari nenek moyagnya degan memperhatikan mitologi ataupun sislsilahnya, hal ini sebenarnya bukan yang melemahkan mentalitas mereka, akan tetapi orientasi waktu yang terlampau itu menimbulkan sukar untuk melihat ke arah masa depan hal inilah yang melemahkan motivasi mereka untuk menabunag ataupun hidup hemat, hal semacam inilah yang tidak cocok dalam jiwa pembangunan.

MA(Hakekat hubungan manusia dengan alam) mentalitas petani Indonesia pada umumnya mempunyai konsep nasib yang sudah tertanam di dalm alam pikiran mereka. Mereka tidak merasa tunduk kepada alam akan tetapi juga tidak bisa menguasainya. Sedangkan banyak dari para priyayi yang melarikan diri dari alam nyata kea lam kebatinan, yang menjadi unsure penting dalam gaya hidup orang priyayi, dalam hal ini jelas tidak tidak cocok dengan jiwan rasionalisme utuk mempercepat pembangunan.

MM(Hubungan manusia dengan manusia) mentalitas petani Indonesia menilai tinggi konsep sama rasa rata sama rasa. Dalam dunia ini tercipta konsep bahwa manusia tidak bisa hidup sendiri, mereka perlu bantuan dari orang lain begitu juga sebaliknya. Akan tetapi yang tidak cocok dengan jiwa pembangunan adalah terciptanya konsep sama rata sama ras ini memunculkan kewajiban sikap konformisme ( orang sebaiknya tidak menonjolkan diri di atas yang lain) sikap inilah yang tidak cocok dengan jiwa pembangunan karena jiwa pembangunan memerlukan kesengajaan dan usaha jerih payah dari individu di atas yang lain. Adapun MM dalam pegawai seluruh Indoesia adat sopan santun berorientasi kea rah atasan. Segi egatif terlampau dari nilai nilai budaya yang mengarah kepada orang orang yang berpangkat serta berkedudukan tinggi ini akan mematikan hasyarat mandiri dan kedisiplinan.

       Dari uraian tersebut penulis dapat menyimpulakan bahwa kelemahan mentalitas pembangunan masyarakat Indonesia belum memandang ke arah masa depan. Selanjutnya mereka tidak bersumber kepada suatu nilai budaya. Mengenai kelemahan mentalitas pembangunan masyarakat Indonesia sesudah revolusi tunggu,,,,,,postingan berikutnya sobat,,,,,,,,,to be continew,,,,,



Referensi : Kebudayaan Mentalitas dan Pembangunan


Ipan76 | Tekisik Aneka | Greenboxindonesia

1 komentar:

nurulakhyar mengatakan...

apik cak, lanjutkan :)

Posting Komentar