Selamat Datang

Kuucapkan terimakasih untuk teman teman yang mengiklhaskan sedikit waktunya untuk menengok karya poetra PETA....

Tarian Barong Rampog (Rampogan Macan Blitar)

Minggu, 24 Juni 2012

Tari Barong Rampong merupakan tarian khas Blitar yang diciptakan oleh Kholam Shiharta seorang penggemar Vespa cinta akan seni dan kebudayaan. Pada umumnya di Indonesia terkenal dengan adanya Tarian Barongan yang tersaji pada kesenian Jaranan. seperti halanya tari Brong Rampong, tarian tersebut merupakan perpaduan antara tari Barongan dengan tradisi Rampogan Macan yang pernah ada di wilayah Blitar pada abad 18 - 19 silam.


       Jika di romawi dahulu terkenal dengan gladiator yaitu pertarungan antara manusia dengan hewan buas dan disaksikan oleh ribuan masyarakat di Indonesiapun memiliki kebudayaan yang hampir mirip dengan romawi. Indonesia merupakan suatu negara yang mayoritas terpadati oleh pulau pulau, pulau Jawa merupakan pulau di mana di daerah tersebut terdapat berbagai macam kebudayaan dan kesenian tradisional. Salah satu kebudayaan yang mirip dengan daerah romawi yaitu Ramogan Macan yaitu pembunuhan macan dengan cara di tombak beramai ramai. Inilah gladiator ala Jawa.


Dari dua alur kebudayaan tersebut dipadukan menjadi suatu tarian yang unik dan penuh makna serta tak menghilangkan nilai estetika dari sebuah tarian. Tarian Barong Rampong menggambarkan perasaan sang macan yang disiksa dengan para ujung tombak prajurit prajurit kerajaan jaman dahulu. Selain itu cirri khas masyarakat Jawa yaitu penuh dengan simbolisasi, tarian ini mengandung pesan dan makna tentang perjalanan makluk hidup di alam semesta ini. Penggambaran perjalanan itu di gambarkan oleh sosok macan mulai dari kelahiran, perumbuhan mengenali lingkungan,godaan, yang akhirnya memaksa sang macan untuk melakukan sebuah pilihan.Apapun pulihan yang di ambil sang macan nantinya akan menjadi sesuatu yang besar dengan penggambaran sosok Dadak Merak kesenian asal ponorogo. Menurut Kholam pencipta tarian tersebut, dari pesan dan makna tersebut kita dapat mengambil sebuah kesimpulan bahwa sesuatu yang besar tersebut bisa diartikan keburukan ataupun tergantung darimana sudut pandang seseorang melihatnya.

Yang lebih uniknya lagi desainer kostum sosok barong yang digunakan dalam tarian tersebut mengambil dari relief candi penataran, selain itu di tambahi dengan diatas kepala barong dihiasi lidi, dimana lidi tersebut menggambarkan tombak dari para prajurit yang melesat menusuk sang macan.Maha karya anak bangsa tersebut terpilih sebagai juara di Cheonan World Dance Festival 2011. Tarian Barong Ramong mampu menembus kancah kesenian dunia, kesenian tersebuta mendapat juara keempat se ASIA tahun 20011.


Sumber : Radar Blitar


Ipan76 | Tekisik Aneka | Greenboxindonesia

0 komentar:

Posting Komentar