Selamat Datang

Kuucapkan terimakasih untuk teman teman yang mengiklhaskan sedikit waktunya untuk menengok karya poetra PETA....

Mitos Indonesia Dijajah Selama 350 Tahun

Senin, 10 September 2012



Penjajahan merupakan sebuah kata yang sangat tertanam pada hati sanubari masyarakat Indonesia hingga sampai saat ini. Dibalik kata penjajahan yang menjadi momok tersebut muncul sedikit pertanyaan yang mendasar, “berapa tahun Indonesia di jajah oleh bangsa lain?”. Mayoritas masyarakat Indonesia menjawab bahwasanya Indonesia di jajah selama 3,5 abad atau 350 tahun.
Jawaban itulah yang sampai saat ini masih terukir pada buku buku sekolah tingkat SD,SMP,bahkan SLTA. Kalau kita tengok realita yang terdapat pada masyarakat seperti itu, muncul sedikit pertanyaan lain apakah benar Indonesia dijajah selama 3,5 abad atau 350 tahun? Atau sebodoh itukah negara yang gemah ripah loh jinawi ini di jajah selama itu?

Kalau kita lihat dari perspektif sejarah, ketika pelaut dan pedagang avonturir Cornelis de Houtman mendarat di banten 1596 wilayah Banten belum menjadi daerah kekuasaanya, hal tersebut terbukti bahwa kedudukan Belanda pada saat itu sama seperti pedagang pedagang  dari negara lain seperti Portugis, Spanyol,Inggris, India, Cina yang sudah menjalin hubungan dagang dengan daerah tersebut . Barulah setelah Sultan Agung wafat tahun 1645 dan setelah itu pada tahun 1683 Banten jatuh ke tangan Belanda. Dalam perspektif sejarah ketika Banten jatuh ke tangan Belanda daerah daerah lain yang merdeka masih banyak seperti daerah Sumatra dan Indonesia bagian timur. Selain itu kekeliruan dari fakta sejarah tentang 350 tahun Indonesia di jajah dapat di analisis dari pertama kalinya nama Indonesia tercetuskan, dengan landasan yang mendasar Manifesto Politik tahun 1925 yaitu Nasionalisme sebagai ideology yang benar benar bulat dan pada tanggal 28 Oktober 1928 ketika Sumpah Pemuda barulah nama Indonesia tercetuskan.


Kalau di hitung dengan seksama ketika Belanda mendarat di Banten tahun 1596 dan Indonesia merdeka tahun 1945 jadi lamnya Belanda di Indonesia 349 tahun. Ketika Banten jatuh ketangan Belanda tahun 1683 dan Indonesia merdeka tahun 1945 hasilnya adalah Indonesia di jajah hanya sekitar 262 tahun. Selain itu ketika Banten jatuh ke tangan Belanda Nusantara ini belum menjadi negara Indonesia melainkan masih berbentuk kerajaan kerajaan dengan sistem feodalnya. Jadi dapat di tarik kesimpulan bahwa MITOS yang tertanam dalam hati sanubari masyarakat Indonesia Bahwasanya Indonesia dijajah selama 3,5 abad atau 350 tahun itu melenceng dari fakta sejarah.


Sumber: Bangsa Inlander, potret kolonialisme di bumi nusantara, HM. Nasruddin Ansory.
             Seabad Kontroversi Sejarah, Asvi Warman Adam.
           Politik Pertanian dan Pembangunan Pedesaan, Mubyarto.



Ipan76 | Tekisik Aneka | Greenboxindonesia

2 komentar:

hati nurani mengatakan...

Omong kosong ....!
mitos ataupun bukan yang jelas indonesia Ditaklukkan oleh bangsa barat dan jepang, sekarang logika aja, kalau emang itu mitos kenapa rakyat indonesia ingin merdeka, dan kenapa tanggal 17 agustus diperingati sebagai hari kemerdekaan
pantas lah bila negeri ini dijajah, karena dari segi kebudayaan dan teknologi jika di bandingkan dengan negara barat dan jepang, sangat jauh di belakang, contoh kecil saja dari segi militer negara barat telah mengenal senjata api, sementara indonesia masih bambu runcing, sistem perkapalan mereka sudah sangat canggih pada zamannya,
janganlah merubah rubah sejarah yang sudah ada, jadikanlan itu sebagai pelajaran bagi kita semua {warga indonesia}, karena BANGSA YANG BESAR ADALAH BANGSA YANG MENGHARGAI SEJARAHNYA.

Kang Ir mengatakan...

Terima kasih "HATI Nurani" atas keikhlasan waktunya mengomentari sedikit rangkaian pena dalam blogku.

yang pertama: kenapa rakyat indonesia ingin merdeka sebab secara umum,banyaknya kaum intelek yg sudah mengerti akan politik yg diteraapkan oleh penjajah bahwasanya mereka merugikan bangsa Indonesia.
yang kedua: kenapa pada tanggal 17 agustus diperingati sebagai hari kemerdekaan secara umum karena tanggal tersebut tercantum dalam teks proklamasi yang ditandatangani oleh soekarno dan Moh. Hatta atas nama bangsa Indonesia. jika :Hati Nurani" ingin lebih mengetahuinya kronologi panjangnya ada dalam Buku SNI (Sejarah Nasional Indonesia)JILID V
yang ketiga: bukan maksudnya merubah sejarah, akan tetapi saya berusaha menganalisis fakta dari sumber sejarah. 'Hati Nurani" dalam mengkaji sejarah satu sumber itu kurang sempurna dan terlalu subjektif, dan teori orang besar dalam pengkajian sejarah itu perlu mendapatkan perbandingan dari sumber lain sperti sejarah lisan seperti karya Bskara T. Wardaya "Mencari Supriyadi" yang ditelaah oleh Aswi

Posting Komentar